26 Juni 2015
AP STUDENT’S CREATIVITIES
Minggu,
10 Mei 2015 sebuah mahakarya dari jurusan Administrasi Pendidikan di
selenggarakan, dengan mengangkat tema “Dibalik sebuah Cover” mahasiswa
administrasi pendidikan membuktikan bahwa mereka tidak hanya mampu dalam bidang
akademik melainkan hebat dalam bekarya, di acara yang di usulkan oleh
departemen Minat Bakat dari Himpunan Mahasiswa Administrasi Pendidikan ini
ternyata mampu menghipnotis ratusan penononton, “penampilan minat & bakat
yang terpendam dalam diri mahasiswa yang terus bergejolak untuk terus bekarya
adalah visi dan misi kami dalam mengangkat acara ini, dan ini sangat baik bagi
perkembangan mahasiswa ya.. untuk kita agar lebih bisa meningkatkan
kreativitas” Ujar Ketua Himpunan Mahasiswa jurusan Administrasi Pendidikan FIP
UNP yang ditemui di selah-selah kesibukanya dalam menghandle acara tersebut.
ADMINISTRASI PENDIDIKAN BERJAYA DI PEKAN KREATIVITAS MAHASISWA BEM FIP UNP TAHUN 2015
Mahasiswa-mahasiswi jurusan Administrasi
Pendidikan memiliki talenta-talenta yang luar biasa. Hal ini terbukti dengan
menjadi runner up pada setiap nomor perlombaan kegiatan Pekan Kreativitas
Mahasiswa yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP UNP. Salah satu
diantaranya adalah perlombaan debat yang berlangsung sangat sengit dan alot. Tim
debat yang beranggotakan Ibnu Sani
Marlius, Gita Harum Chintia K., dan Dwi Wulandari, berhasil
sampai ke final dan berhadapan dengan Tim Debat yang juga cukup tangguh dari
jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) yang pada akhirnya
Tim Debat AP harus berpuas diri menjadi runner up dengan selisih poin yang beda
tipis.
Di bawah ini dapat dilihat foto-foto
dokumentasi kegiatan
written by: SN
25 Juni 2015
Eka Dikenal Sebagai Mahasiswa Pintar
Eka Dikenal Sebagai Mahasiswa Pintar
MINGGU, 14 JUNI 2015 | 22:24:00 WIB SHARE
Kepergian Eka Sofiadita, mahasiswa UNP korban kecelakaan tabrakan kereta api, meninggalkan luka mendalam bagi teman-temannya. Di kampus, almarhumah dikenal sebagai mahasiswa yang pintar dan peduli dengan tugas-tugas kuliahnya.
“Almarhum orangnya pintar. Kemarin IP-nya di atas 3,” ujar Kiki Lidya Safitri, salah seorang sahabat Eka, Minggu (14/6).
Menurut Kiki, selain pintar, korban juga dikenal sebagai anak yang baik. Namun, agak sedikit pendiam dengan orang baru. “Eka orangnya baik dan asyik, walau sedikit pendiam,” tambahnya.
Beberapa teman Eka mengaku syok ketika mendapati kabar tentang kejadian tragis yang merenggut nyawa mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan TM 2014 itu.
"Saya kaget ketika salah satu teman menelpon dan mengabari tentang kecelakaan yang menimpa Eka,” ujar Nanda, kawan sejurusan korban.
Hal yang sama juga disampaikan kawan korban, Rosi Fitri Eldani. “Saya sangat kaget mendapat kabar tentang Eka,” ujarnya.
Eka menjadi korban tabrakan kereta api wisata jurusan Padang-Pariaman, sekitar pukul 14.15 WIB. Ia tewas di lokasi kejadian saat menyeberangi rel kereta api di Simpang Polonia, Tunggul Hitam, Air Tawar Timur usai turun dari angkot.
Penulis: Sri Gusmurdiah
Editor: Yola Sastra
13 Mei 2015
Rindu Sempurna
By : Misschat
Teringat saat jari jemariku menutup lubang recorder putih
Bibir meniup ketika tarian jari di atas lubang itu
Perlahan jari do, jari re, jari mi, membuka hingga menutup
kembali
Aku rindu permainan ini
Teringat saat bermain pianika
Seperti tarian jari di atas not not ini
Teringat kala barisan pramuka yang sigap
Tegap tangan dikepal
Teringat disetiap tadahan tangan untuk doa
Tadahan tangan yang lurus tiap jarinya
Kini, masih bisa
melakukan itu semua
Recorder putihku , pianika yang dulu
Tadahan tiap doaku
Namun kala mata memandang, hati menangis
Inikah jari indahku? Yang tak lagi bisa bersama
Tiap jari telentang, jentik tak mampu berdiri.
Kelingking
jari yang sempurna
ketika ku pandangi semua tegap, lurus dan tinggi
Kelingking
jari yang sempurna
ketika ku pandangi semua tegap, lurus dan tinggi
Disudut kelingking menyendiri dan sedih
Begitupun hati menangis
SEPENGGAL CERITA, RAGAM UKIRAN KENANGAN DI RUMAH “KITA”
SEPENGGAL CERITA, RAGAM UKIRAN KENANGAN
DI RUMAH “KITA”
DI RUMAH “KITA”
By: SN
Suka duka yang tak
pernah akan lepas dan terlupa
dalam sepenggal
cerita tentang kita
Memberi pengalaman
yang sangat berharga
Canda tawa, sampai
berurai air mata
Peluk erat, sampai
pertengkaran nan hebat
Saling setuju, sampai
dengan perbedaan pendapat
Telah kita lalui
bersama dengan peluh dan semua detik yang tersita
Wahai sahabat,
ingatlah ini
Sepenggal cerita di
rumah kita
Dari saling mengumpat
bahkan sampai kembali sepakat
Terkoyak asa sampai
terbakar kembali api semangat
Bibir sinis sampai
kembali bermulut manis
Dan semua rasa yang
tak dapat ditulis
Namun jelas sekali
terukir di sanubari
Semua kenangan itu
terukir di sini
Di rumah “KITA”
HMJ AP FIP UNP
“TOGETHER WE GET
BETTER”
Langganan:
Postingan (Atom)