Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

19 Maret 2019

PUISI KEREN MAHASISWA ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Padang Sago, Kamis 28 Februari 2019

BERSAMA CINTA MENTARI 

cipta: mahasiswa adm pendidikan'18

mentari datang 
memberikan senyuman indah disela antara pagi menuru fajar
terkadang aku bersedih,
kenapa?
karena adasaatnya hujan menutupi mentariku
sehingga aku tak lagi menemukan senyumanku
kamu memang indah mentariku
kamu mampu mengubah deraian air mata 
dengan senyuman indah di pipiku
aku pernah berfikir sejenak?,
disaat kau tak menyapaku di suatu pagi,
apakah semu indahku tak ada lagi?

rasanya aku ingin bertanya padamu tentang ini.
tapi, aku tak bisa. 
aku hanya berharap rasa duka itu takkan menghampiriku.
akuu belum sanggup untuk tidak melihatmu
meskiun sekali saja.

wahai mentariku . . .

dengarkanlah kata hatiku, 
hatiku tak pernah berhenti bergetar disaat ada kamu
meski hanya sebentar saja
hatiku selalu ingin memanggilmu tanpa sarat
entah kenapa?
akupun tak tau
tapi inilah yang kurasa karenamu
dalam sekejap dunia kelamku engkau ubah dengan cahayamu yang cerah
terima kasih mentari ku . . .

13 April 2018

Tiada Kata  Menyerah
Oleh:Fitri Rahmi

Dinginnya malam ini terasa lagi
Seperti yang tak bersahabat lagi
Mungkin karena cuaca
Membuat beda suasana hati

Tiada ingin aku menduga
Apalagi berprasangka
Membiarkan ego melanda dalam diri
Apalagi sampai terbakar emosi

Oh Tuhan hanya padamu hamba
Mengadu
Karena Engkau Yang Maha Tau
Atas segala kejadian yang masih terasa
Dan pastilah ada hikmah di balik semua ini

Dinginnya malam semakin terasa lagi
Membuat pikiran merasa berkecamuk
Membingkai angan menjadi jejak kenang
Dan menjadikannya sebagai hiasan asa

Asaku  dalam harapan
Tak ingi hanya sekedar hiasan
Disepenggal malam aku berdoa
Agar senantiasa bahagia selalu saat
Bersama

Untuk kita yang telah bersatu
Walau harus melangkah di atas batu
Tiada kata menyerah
Sampai akhirnya menjadi berkah

3 April 2018

"Pengagum Rahasia"



Aku tak ingin seperti mereka
Melangkah cepat bergerak menuju finish
Aku tak seperti yang lainnya
Malayang layang untuk menggapai mu,
Aku bukan pengagum yang cepat jatuh hati pada mu, aku hanya pengagum yang melihat pertama dengan terbata - bata
Aku bukan pengagum, ketika kau jatuh ia pergi
Ketika kau di terpa angin mereka mundur
Aku bukan seperti mereka
Aku hanya mengagumi mu
Dengan jalan pelan
Bahkan merangkak
Tapi pasti
Selalu dengan semangat
Aku tak goyah dengan apa pun
Aku hanya ada hati yang kuat dan tangguh untuk bersama mu
Dan akan terus mengagumi mu

oleh:
Hamba Allah ( JFA )

13 Mei 2015

Rindu Sempurna



By : Misschat
Teringat saat jari jemariku menutup lubang recorder putih
Bibir meniup ketika tarian jari di atas lubang itu
Perlahan jari do, jari re, jari mi, membuka hingga menutup kembali
Aku rindu permainan ini
Teringat saat bermain pianika
Seperti tarian jari di atas not not ini
Teringat kala barisan pramuka yang sigap
Tegap tangan dikepal
Teringat disetiap tadahan tangan untuk doa
Tadahan tangan yang lurus tiap jarinya
Kini, masih bisa melakukan itu semua
Recorder putihku , pianika yang dulu
Tadahan tiap doaku
Namun kala mata memandang, hati menangis
Inikah jari indahku? Yang tak lagi bisa bersama
Tiap jari telentang, jentik tak mampu berdiri.
Kelingking
jari yang sempurna
ketika ku pandangi semua tegap, lurus dan tinggi
Disudut kelingking menyendiri dan sedih
Begitupun hati menangis

SEPENGGAL CERITA, RAGAM UKIRAN KENANGAN DI RUMAH “KITA”



SEPENGGAL CERITA, RAGAM UKIRAN KENANGAN
DI RUMAH “KITA”
By: SN
Suka duka yang tak pernah akan lepas dan terlupa
dalam sepenggal cerita tentang kita
Memberi pengalaman yang sangat berharga

Canda tawa, sampai berurai air mata
Peluk erat, sampai pertengkaran nan hebat
Saling setuju, sampai dengan perbedaan pendapat
Telah kita lalui bersama dengan peluh dan semua detik yang tersita

Wahai sahabat, ingatlah ini
Sepenggal cerita di rumah kita
Dari saling mengumpat bahkan sampai kembali sepakat
Terkoyak asa sampai terbakar kembali api semangat
Bibir sinis sampai kembali bermulut manis
Dan semua rasa yang tak dapat ditulis
Namun jelas sekali terukir di sanubari


Semua kenangan itu terukir di sini
Di rumah “KITA”
HMJ AP FIP UNP
“TOGETHER WE GET BETTER” 

22 April 2015

Bagaikan HUJAN

Bagaikan HUJAN
By:FY


Bagaikan berjalan di sela-sela hujan
Rapat, cepat jatuhnya!
Tak bisa dihindarkan
Begitu juga kamu
Rapat dan dekat sesaat, cepat melesat
Dan tak bisa dihindarkan
Ketika kamu memilih untuk pergi meninggalkan

Bagaikan hujan yang membawa kesejukan 
Begitu juga kamu
Menyejukkan hatiku dengan semua kata-kata
Walaupun aku tau sebagiannya basa-basi
Dan sebagianya lagi dusta !

Bagaikan setelah hujan reda
Timbullah pelangi yang penuh warna
Begitu juga kamu
Warnai hari-hariku seperti pelangi
Kemudian hilang
Karena tidak ada pelangi yang abadi !

Bagaikan hujan disertai badai
Begitu juga kamu
Sudah terombang-ambing aku meyakinkanmu 
Namun semuanya hanya seperti itu
Seperti badai yang pasti berlalu

Dan seperti itulah kamu
Bagaikan  hujan
Yang memberikan anugrah
Tapi tak terlepas dari gundah dan musibah

13 April 2015

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH
Buah Karya: Loly Via Handayani

Terima kasih karena bersamamu itu sulit,
Karena cerita kita jadi seindah ini
Terima kasih karena bersamamu itu sulit,
Karena cerita kita jadi susah dilupakan
Terima kasih karena bersamamu itu sulit,
Karena cerita kita jadi tidak berakhir
Terima kasih karena bersamamu itu sulit,
Karena setiap perih yang kau beri membuatku semakin ingin bersamamu
Terima kasih…
Karena sesulit apapun bersamamu
Aku tak pernah jera untuk mencintaimu


Lagi…lagi…dan lagi

3 April 2015

Ketika Tuhan Merangkul Hamba-Nya

Ketika Tuhan Merangkul Hamba-Nya
Created by : Ibnu Sani Marlius

Mereka bilang aku kuat, aku hebat, dan bahkan perfect.
Aku hanya bisa tersenyum mendengar itu.
Seakan ada kebanggaan tersendiri dalam diri ini.
Tapi, semua pendapat itu selalu membuat aku berfikir dan bertanya.
Andaikan mereka tau keadaan sebenarnya orang yang mereka puji ini.
Masih maukah mereka berpendapat demikian ??

Disaat sebatang pohon besar yang mereka lihat kokoh.
Tetap berdiri tegak, bahkan disaat diterpa badai sekalipun.
Seakan tak ada satupun yang mampu merobohkannya.
Tapi, didalam batangnya yang besar, dan keras,
Hanya ada ribuan ulat dan serangga yang terus menggerogoti.

Apakah mereka masih mau melayangkan pujian itu ??
Disaat mereka melihat ribuan ulat dan serangga itu.

Aku hanya berharap ini bukan takdirku dimasa depan.
Ini  hanya masalah waktu, niat, dan usaha.
Dengan kesempurnaan niat
Dan dengan usaha yang keras.
Maka akan ada waktu yang tepat.
Dimana allah akan datang mengulurkan tangan tangan indahnya.
Untuk merangkul hambanya yang punya tekad dan usaha yang kuat.

Disaat allah mengulurkan tangan tangan indahnya.
Maka disaat itulah ribuan ulat dan  serangga.
Tidak akan pernah bisa merobohkan sebatang pohon besar.
Akan tetapi, ulat dan serangga ini yang akan musnah.

KAMU DAN SEBUAH HATI

KAMU DAN SEBUAH HATI

By: Loly Via Handayani

Kamu, dan sebuah hati…
Selalu kuharap hadir dalam mimpi
Mewarnai sendi-sendi hari
Menghiasi sudut-sudut hati

Kamu, dan sebuah hati…
Takkan ada yang mengerti
Bagai cinta kayu kepada api
Ibarat cinta kaca kepada luka
Seperti cinta domba kepada serigala

Kamu, dan sebuah hati…

Hanya akan saling menyakiti

PERJUANGAN

PERJUANGAN
By: Loly Via Handayani

Kawan,
Sudahkah aku sampaikan?
Kerasnya hidup diperantauan
Terjalnya masadepan yang kita jelang
Sulitnya mengais kasih di negeri orang?

Kawan,
Sudahkah kau tau?
Tak cukup hanya sekedar semangat untuk hidup disini
Tak cukup hanya sekedar keberanian berada disini
Tak cukup, hanya sekedar api yang membara didada
Tak cukup, tak cukup!

Perjalanan panjang ini takkan selesai dengan mudah
Ada kalanya kita salah dalam melangkah
Ada saatnya kita jatuh dan berdarah
Demi masadepan yang lebih terarah

Tapi, percayalah kawan
Akan kuceritakan padamu
Indahnya hidup setelah pahit terjelang
Sempurnanya rembulan bersama bintang
Manisnya senyuman setelah penderitaan
Dan hangatnya mentari saat mendung menghilang

Aku, bersamamu…

AKU HILANG

AKU HILANG
By: S N


Aku Hilang,,,,
Aku hilang arah dan tujuan
Aku bahkan tidak tahu
di mana barat, timur, utara dan selatan

Aku Hilang,,,,
Aku hilang arah dan tujuan
Aku bahkan tidak tahu
kemana kaki hendak ku langkahkan

Hanya semilir angin,,,,
hanya semilir angin
yang menyapa di ketinggian
yang bahkan tak mampu diraba tangan

2 April 2015

PUISI BY 'LL'


BINGUNG

BINGUNG
Buah Karya: LL

Sesuatu yang hilang saat ini dari diriku yang dulu..
Memoryku menguap ke angin-angin lalu
Aku lupa, sangat lupa

Aku tak mengerti
Celoteh mereka, bak dengung lalat – lalat hitam
Seirama namun aku tak mampu mengikutinya
Tanganku bergetar saat ingin menorah tinta di atas kertas putih
Saat ini hanya bisa mengamati mulut-mulut mereka yang bergerak
Mereka mengangguk mengerti
Tinggallah aku yang kebingungan di sudut kelas
Terpogoh aku mengikuti ketertinggalahnku
Ternyata waktu bisa mengubah semuanya
Semua yang kupunya dahulu
Namun ada satu hal yang masih kuingat
“Tiada kata terlambat”

Tinggallah harapan itu saat ini